#BanalitasHarian: sesimpel itu, huh?

Dengan cara yang paling sederhana, hari-hari berlalu begitu saja dalam sepekan terakhir… Horor pada akhir pekan pertama bulan Juni ini masih menyisakan trauma yang mengental di batok kepala dan luka yang setengah kering di dada, sementara aktivitas membudak masih menyita nyaris separuh rutinitas harian. Di sela-sela kesederhaan yang kelewat biasa-biasa saja itu saya berhasil menamatkan …

Continue reading #BanalitasHarian: sesimpel itu, huh?

Advertisements

#BanalitasHarian: pascafinal

Momen menyebalkan dan menyesakkan dada itu terjadi pada Sabtu kemarin. Setelah seharian diserang rasa gigil dan kecemasan berlebih, final Liga Champions Eropa menutup Sabtu dengan cara yang paling kejam dan mengerikan. Juventus, kesebelasan kesayangan saya, diperkosa secara biadab oleh Real Madrid. Gol demi gol yang bersarang di gawang Gianluigi Buffon menjelma memori suram yang mengendap …

Continue reading #BanalitasHarian: pascafinal

#BanalitasHarian: mengurung diri dan bermalas-malasan

Sepekan terakhir ini saya lebih banyak berdiam dan mengurung diri di dalam kamar kos saja. Bukan apa-apa, saya hanya berusaha memulihkan kondisi setelah pekan sebelumnya tiba-tiba ambruk dan malas untuk melakukan kegiatan apa pun. Di sela-sela meditasi itu saya berhasil menghabiskan dua buku bacaan. Yang pertama judulnya Kesetrum Cinta, buku yang cukup asyik dan menghibur …

Continue reading #BanalitasHarian: mengurung diri dan bermalas-malasan