Segalanya adalah komoditas

Karena hari ini segala sesuatunya telah menjadi komoditas hasrat dan cinta, serta hidup, menjadi sekadar imaji di tampilan etalase dengan kumpulan label harga pasti ini soal berapa banyak yang kamu konsumsi. Karena hari ini segala sesuatunya telah menjadi komoditas setiap orang hidup dalam kuil alienasi melafalkan puja-puji untuk setiap pesta industrialisasi sampai rantai perbudakan adalah …

Continue reading Segalanya adalah komoditas

Advertisements

Menjemput gelap: akhir, dan awal dari segalanya

“Pada gelap dan sunyi. Mereka saling berbagi peluk, berbagi rasa, berbagi senyum; segalanya. Merayakan permainan paling subversif dan berbicara bahasa paling purba dalam sejarah kehidupan. Cinta.” Saya telah menuliskan setiap senja. Senja yang merah. Senja yang mengembalikan kupukupu pada sarangnya. Saya terbang memburu cahaya, seperti laron yang ditakdirkan untuk terus memburu lentera hanya untuk menyadari …

Continue reading Menjemput gelap: akhir, dan awal dari segalanya