Librisida

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: momen lebaran besok -- saat kita berjumpa -- harus menjadi petualangan berburu buku bacaan yang asyik-asyik dan menyenangkan. Oke? “Di mana pun mereka membakar buku, pada akhirnya mereka bakal membakar manusia.” -- Heinrich Heine Rayna, sayang,. Cara paling mudah untuk menghancurkan suatu peradaban adalah dengan melenyapkan buku-buku yang dimilikinya. Posisi …

Continue reading Librisida

Agama sebagai alat politik

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: sepertinya penting bagimu untuk mengetahui bahwa mereka bakal menggunakan segala macam cara untuk menanggalkan logika dan mematikan hati nuranimu demi kekuasaan yang ironisnya bakal menindasmu di kemudian hari. Rayna, sayang,. Jika apa yang sedang terjadi di Jakarta akhir-akhir ini mewakili situasi dan kondisi Indonesia, merepresentasikan suasana hati sebagian besar manusia-manusia …

Continue reading Agama sebagai alat politik

Kebebalan orang-orang dewasa

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: sebab dunia hari ini semakin tidak baik-baik saja -- tetaplah menjadi gadis kecil nakal yang punya hati sekuat jati dan isi kepala yang tidak lupa berotasi. Rayna, sayang,. Alkisah pada suatu ketika di bulan Mei 1212 ada seorang anak gembala berusia sekitar 12 tahun bernama Stephan of Cloyes muncul di …

Continue reading Kebebalan orang-orang dewasa

Merayakan Kartini

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: jadilah perempuan yang memiliki hati sekuat jati dan isi kepala yang terus berotasi. “Dan apa yang diketahui anak tersebut dari kehidupan perempuan-perempuan itu membangunkan jiwa dalam hatinya untuk memberontak terhadap ke-Raden Ayu-an; adat yang berabad-abad selalu dijunjung tinggi: gadis-gadis harus kawin, harus menjadi milik lelaki, tanpa bertanya apa, siapa, dan …

Continue reading Merayakan Kartini

Merayakan perjuangan perempuan #2

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: berjuang bisa dilakukan dari dapur (bahkan katanya grup musik Oasis, revolusi bisa berawal dari kasur), namun tidak harus selalu dari dapur (atau kasur). “I have learned that a woman can be a fighter, a freedom fighter, a political activist, and that she can fall in love and be loved. She …

Continue reading Merayakan perjuangan perempuan #2

RPRB

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta. Matahari kerap menghilang di sini angin hanya berembus sesekali dingin dan bau busuk menjadi kawan pagi. Dan kesayangan, kamu mau ke mana? Di perempatan depan sudah tidak ada kesenangan hanya deretan kotak besi menunggu giliran. Tinggallah di sini, sebentar saja bermain layang-layang, kejar-kejaran atau petak-umpat, atau bercerita apa saja untuk …

Continue reading RPRB

Kehilangan

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta -- semua dari kita, makhluk hidup, nyaris memiliki respons yang sama ketika dihadapkan dengan kehilangan: tidak pernah siap. Rayna, sayang,. Seluruh makhluk hidup pasti pernah mengalami kehilangan, entah itu dalam skala kecil atau besar. Satu di antara berjuta-juta makhluk yang hidup saat ini pasti pernah memaknai kehilangan tersebut dengan berlebihan. …

Continue reading Kehilangan