Jika bukan ini, lalu apa? #5: pada sepenggal kenangan tentang sabuk pengaman, jarak, hujan, dan ayah

“When I’m pitched through the windshield, I hope the last thing that I felt before the pavement was my body float, I hope my soul goes too.” Ayah saya mati karena kecelakaan mobil dalam sebuah perjalanan yang seharusnya membikin kami sekeluarga bahagia, namun malah berubah menjadi tragedi yang memilukan dan menyesakkan dada. Saya masih berusia …

4 Oktober dan sepotong kenangan tentang “Kita”

Saya lupa entah kapan persisnya kamu memberikan kotak kaleng bekas biskuit yang berisi salah satu fotomu menggamit boneka beruang superbesar pemberian saya itu. Simpanlah dan isi dengan sesuatu tentang “Kita” nantinya, kurang-lebih itu ucapanmu ketika memberikan kotak kaleng (yang sekarang saya sebut sebagai “Kotak V”, meniru Kotak Pandora) itu. Namun saya ingat persis reaksi pertama …

Pernah ada

#Untuk D: apakah hatimu sudah tidak lagi berani mencinta lantaran pernah begitu membenci luka? Di Terminal Lama kampung halaman, sebelas tahun yang lalu. Pernah ada dua jantung yang mengaku sebagai “kita” dan saling jatuh cinta. Kini, di tempat yang sama, hanya ada sepasang kenangan yang terlalu sibuk mengingkari lukanya masing-masing. Lima tahun lalu di sebuah …

Bangkai kenangan dari tubuhmu

Aku mencium bau bangkai kenangan dari tubuhmu beberapa orang pernah menelanjangi senyummu sebagian lainnya memasuki dan tinggal di lubang hitam matamu dan kamu masih mencari-cari letak rindu. Aku sengaja menciptakan senja biru untuk menggenapi bintangmu di langit paling utara agar pagi melalaikan tugasnya dan kamu masih mencari-cari letak rindu. Sekarang kita berjalan sendiri-sendiri menuju pulang …

Pada sepetak kenangan dan sejumput ingatan: rekahlah!

Untuk “rintik rindu”, sepetak kenangan, sejumput ingatan, dan “angan senja”; aku labuhkan bebunyian yang lebih senyap dari senyap sunyi-nya kesunyian bisikan paling gelap dari jiwa tak bertu(h)an. : Saat itu, aku temukan wajahku tergeletak diam tanpa pertanyaan tanpa ketakutan tanpa kegelisahan tenteram, tidak bergerak, tenang damai dalam keindahan cukup di dalam kesempurnaan terhimpun berkah semesta …