Sepakbola yang melahirkan aksi perjuangan melawan lupa

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: perjuangan melawan ketidak-beresan dan ketidak-adilan bakal terus ada di mana pun dalam bentuknya masing-masing, dan hal paling sederhana yang bisa kita -- saya dan kamu -- lakukan adalah bersolidaritas dan mengabarkannya, meneruskan bara api perlawanannya agar terus membesar dan membakar habis kebengisan sampai tiada sisa. Rayna, sayang,. Tahun 1978. Argentina …

Advertisements

Berpulang ke dekap seorang ibu

Waktu seperti terus melilit apa-apa yang tersisa dari masa mudamu kerutan di roman, namun tidak sedikit pun engkau tampak menua ikhlas bahagiamu adalah pertemuan doa yang paling jauh dalam semestaku lantas engkau ceritakan masa kanak-kanak sebagai bekalku di hari tua. Aku yang membungkuk di pucuk senja selalu merapal harap atas namamu: Ibu. {}

Karena saya makan nasi, bukan semen!

#Surat solidaritas untuk Ibu-ibu Pemberani dan Petani Pejuang Kendeng di Rembang. Dengan penuh cinta yang menggelora, saya menulis surat singkat ini untuk bersolidaritas dengan para pejuang yang menentang berdirinya pabrik Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah: untuk berterima-kasih karena telah menampar jiwa pengecut saya dengan menunjukkan bahwa api perjuangan dan perlawanan bakal selalu …

Rokokputih dan secangkir kopihitam untuk romantisme tentang sepakbola, masa kecil, dan ibu

Pagi ini rokokputih dan kopihitam menyeret saya di sepanjang kenangan tentang sepakbola, masa kecil, dan ibu. Dengan mantap, dua kenikmatan syahdu itu membawa saya kembali ke sebuah masa di mana kebahagiaan masih terasa nyata dan begitu asli dalam kesederhanaannya. Sepotong demi sepotong gambaran masa lalu yang berkelindan di batok kepala saat ini menyajikan sebuah konklusi …