And it rained all night (it’s alright, just close your eyes and sleep tight)

Di antara bangunan beton yang berbaris rapi layaknya serdadu perang kawanan burung melintas kebingungan mencari tempat peristirahatan pepohonan sudah lama menghilang atau sengaja dihilangkan demi laju sejarah kemanusiaan. Di sejengkal pelataran pusat perbelanjaan petang mulai mendekap syahdu senja di ujung cakrawala memaksa untuk menghayati apa-apa yang belum terbuka namun semuanya sepakat untuk menyalakan lilin kesia-siaan. …

Continue reading And it rained all night (it’s alright, just close your eyes and sleep tight)

Sanstitre #23

Karena hujan bukan hanya tentang air yang berebut jatuh ia juga serupa rindu yang selalu gaduh nyanyian merdu dari zaman yang telah lalu irama bebunyian yang tidak pernah mau mengalah pada sang waktu yang manis dan yang tragis genap menyatu, utuh. {}

#BanalitasHarian: sepiring solidaritas dan secangkir duka “di bawah hujan bulan Maret”, serta setumpuk ceracau tentang hal-hal lainnya

Hari Selasa, 21 Maret 2017, salah satu “Kartini Kendeng” gugur dalam perjuangan menolak pendirian pabrik semen di Pegunungan Kendeng demi menjaga keseimbangan alam dan memastikan agar anak-cucu tidak bakal mati berkalang semen di masa mendatang. Adalah Mbok Patmi, salah satu Pejuang Kendeng yang gigih menolak pendirian pabrik semen sejak awal. Perempuan pemberani berumur 48 tahun …

Continue reading #BanalitasHarian: sepiring solidaritas dan secangkir duka “di bawah hujan bulan Maret”, serta setumpuk ceracau tentang hal-hal lainnya

Lelaki dengan rindu dan hujan yang bukan miliknya

Tibatiba angin datang membawa sekantong penuh rindu hujan turun memenuhi pelataran depan rumah berebut menjatuhkan harapan, membagikan berkah dan seorang lelaki sibuk memungutinya satu per satu. Sedih yang mengintai jantung pun pecah yang tersisa hanya keluh batin beradu waktu. “Rindu dan hujan ini bukan milikku,” katanya. {}

Malam, saat hujan

Mari bicara tentang malam,. Saat lampulampu taman dinyalakan, hitam menyelinap di antara nadanada kelam yang memenuhi persimpangan jalan. Lariklarik debu sisa tadi siang bergerombol di bawah atap langit, untuk kemudian menyublim tanpa bekas seolah-olah mereka tidak pernah ada. Mungkin begitulah remahremah roti Aphrodite bernama bahagia. Malam mencumbu hujan,. Setangkup pelukan buyar diguyur titiktitik air untuk …

Continue reading Malam, saat hujan