Tentang kebahagiaan: kita tidak hidup dalam sebuah dunia yang ideal

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: jangan terlalu sibuk membahagiakan orang lain hingga lupa untuk menciptakan kebahagiaan bagi dirimu sendiri, kesayangan. “Life will bring you pain all by itself. Your responsibility is to create joy.” -- Milton H. Erickson Rayna, sayang,. Kehidupan memang sebanal apa yang dikatakan oleh Milton H. Erickson puluhan tahun yang lalu: dia …

Continue reading Tentang kebahagiaan: kita tidak hidup dalam sebuah dunia yang ideal

Carpe diem

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: kamu tidak sedang tergesa-gesa kan, sayang? Proses menumpuk rindu (untuk kemudian mempertemukannya) bisa berlangsung dalam waktu yang sangat lama. Kita hanya perlu menikmati proses kemenjadiannya -- atau mungkin kita bisa mulai belajar tipu muslihat untuk melipat ruang dan mencurangi waktu. “Hidup hanya menunda kekalahan … sebelum akhirnya menyerah.” -- Chairil …

Continue reading Carpe diem

Yang meringankan hidup adalah rokokputih dan kopihitam

Uap kopihitam dan asap rokokputih selalu mampu membentuk lekuk demi lekuk senyummu. Saya menitipkan rindu pada pinggiran cangkir kopihitam untuk menikmati ranumnya bibirmu; saya menuliskan hasrat pada lembaran kertas rokokputih untuk menyetubuhi teduhnya matamu. Sebab, sayang, malam ini saya sepenuhnya dipeluk entah. Lelah, rebah. Kalah. (Namun selama masih ada rokokputih dan kopihitam, saya akan baikbaik …

Continue reading Yang meringankan hidup adalah rokokputih dan kopihitam

Hidupi hidupmu: manifesto individualis

Mengapa kamu tinggalkan jalan yang lurus dan terbuka hanya untuk berada di jalan sempit yang sukar ini? Tahukah kamu, wahai bocah kecil, ke mana akan kamu bawa dirimu? Jurang yang tidak terhingga bisa saja menantimu di depan sana. Tidak seorang pun, bahkan para penjahat, berani menyusuri jalan itu. Tetaplah berada di jalan yang lebar dan …

Continue reading Hidupi hidupmu: manifesto individualis