Semacam kronik “ke atas sana”: overpopulasi dan distopia masa depan

[11:07 am] Pengujung malam, beberapa waktu yang lalu: Perjalanan Nun Jauh ke Atas Sana, buku tipis dengan formasi utama dua cerpen (cerita pendek) -- yang berkelindan dalam semesta fiksi yang sama -- karangan Kurt Vonnegut yang diterjemahkan Widya Mahardika Putra terbitan Penerbit OAK (cetakan pertama, September 2017), tandas dalam waktu kurang dari satu jam saja. …

Advertisements

Merayakan perjuangan perempuan #3

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: tidak usah terlalu merisaukan sindiran omak dan ibukmu tentang melorotnya nilai-nilai ujianmu yang membikin mereka berdua agak kecewa -- melampaui itu semua, saya pikir sudah waktunya bagi kamu untuk mulai menghidupkan dalam pikiran dan hatimu suatu kebutuhan untuk berjuang menantang dan melawan kekuatan-kekuatan tertentu yang telah merampas-paksa hak manusia untuk …

Terimakasih, serta selamat jalan tuan presiden dan si perempuan cantik

Saya selalu terhipnotis, untuk kemudian jatuh cinta, dengan buku bacaan apa pun yang rangkaian kata-katanya disusun secara jahanam dengan ketepatan dan kecerdikan tertentu sehingga berhasil merangsang kerinduan -- atau kerakusan -- terdalam untuk mendapatkan keindahan estetis lebih banyak lagi setelah kelar menyantapnya, seolah-olah saya sedang merasai dilema / pengalaman orgasmik di ujung permainan berahi kilat …

Yang tersisa dari “Manuskrip Celestine”

#Untuk Rayna Primastiti Rahajeng Bagusta: “Dan mereka yang berwawasan akan bersinar cemerlang seperti cahaya langit, dan mereka yang menuntun banyak orang ke kebajikan akan bersinar bagaikan bintang-bintang -- untuk selama-lamanya…” Rayna, sayang,. Pada satu malam yang cukup dingin beberapa pekan kemarin saya memacu motor matic pinjaman ke rumah seorang kawan untuk mengambil empat kaus pesanan …

Mencoba memahami gagasan Rudolf Rocker

“Dunia baru tidak lahir dari kekosongan pemikiran abstrak, tetapi lahir dari perjuangan mendapatkan roti untuk makan sehari-hari, dalam perjuangan yang keras dan tanpa henti…” Eksploitasi, yang selalu bernapaskan perusakan terhadap apa pun tetapi disembunyikan di balik topeng manis kemajuan peradaban, merupakan salah satu corak utama yang mewarnai kanvas kehidupan di dunia yang semakin tidak baik-baik …