#BanalitasHarian: sesimpel itu, huh?

Dengan cara yang paling sederhana, hari-hari berlalu begitu saja dalam sepekan terakhir… Horor pada akhir pekan pertama bulan Juni ini masih menyisakan trauma yang mengental di batok kepala dan luka yang setengah kering di dada, sementara aktivitas membudak masih menyita nyaris separuh rutinitas harian. Di sela-sela kesederhaan yang kelewat biasa-biasa saja itu saya berhasil menamatkan …

Continue reading #BanalitasHarian: sesimpel itu, huh?

Rahasia

Rahasia merupakan kenyataan yang sengaja diasingkan menyendiri pada kesenyapan yang begitu akrab ~ (Dia serupa musik yang tidak merindukan suara,. Dia seperti malam yang melupakan pagi,. Dia menjelma luka yang gagap pada pedih,.) ~ maka biar saja menyendiri bersama kesenyapan yang begitu akrab karena rahasia adalah kenyataan yang sengaja diasingkan. {}

Kita: gugusan takdir dari gigil malam, dari silau pagi

Kamu tahu, V perempuan adalah percampuran rahasia dan keindahan menyeret lelaki ke dalam kegelisahan membiarkan lelaki ditelanjangi kerinduan yang berjejer di sepanjang jalanan bak tentara bersiap pergi perang menjemput kematian. Kamu pasti tahu, V bahwa masing-masing kita adalah serangkaian takdir dari gigil malamhari, dari silau pagihari lantas kita menyusun getir pada setiap senja yang dikebiri …

Continue reading Kita: gugusan takdir dari gigil malam, dari silau pagi

Sanstitre #25

Perempuan itu pemilik senyum melodius itu menemukan kembali ingatannya dalam tarian senjakala. Betapa gerak kakinya yang lincah gamblang mengayun di tepian sore yang gerah seperti angin yang meruah. Sepasang matanya tak bergeming ditumbuki waktu keukeh menyangga ke-Esa-an rindu sedang di raut wajahnya terselip kesedihan mencari cinta sebagai hasrat penghabisan juga mencari persahabatan yang ditinggalkan entah …

Continue reading Sanstitre #25

#BanalitasHarian: pascafinal

Momen menyebalkan dan menyesakkan dada itu terjadi pada Sabtu kemarin. Setelah seharian diserang rasa gigil dan kecemasan berlebih, final Liga Champions Eropa menutup Sabtu dengan cara yang paling kejam dan mengerikan. Juventus, kesebelasan kesayangan saya, diperkosa secara biadab oleh Real Madrid. Gol demi gol yang bersarang di gawang Gianluigi Buffon menjelma memori suram yang mengendap …

Continue reading #BanalitasHarian: pascafinal

Seperti dendam, rindu harus terbayar tuntas

/1/ Rindu membiru, sebiru deretan kata tak terucap yang terperangkap di langit-langit imaji sang pecinta. Perih memutih, seputih kumpulan janji yang menguap memenuhi lahan-lahan kosong sang kekasih. Lelah menghitam, sehitam tumpukan harap yang terus direproduksi dan tercecer di pelataran malam yang kelam. Saya telah menulis berlembar-lembar resah, mencoba menenangkan rindu yang masih saja gelisah. Saya …

Continue reading Seperti dendam, rindu harus terbayar tuntas