Rindu macam apa yang kita semai?

Kerinduan menjelma simbol dan angka
dikirim sinyal lewat udara
dan diterima oleh mesin-mesin tunai
rindu macam apa yang sebenarnya kita semai?

Kerinduan yang berupa nominal
mengalahkan jantung yang mewujud lautan
tidak terukur kedalaman
dengan simbol dan angka.

Kutampung rintik lemah hujan senja
namun tetap saja tidak bisa membeli pulsa
sebagai bekal untuk sekadar menyapa:
sayang, sedang apa?” {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s