Tengah malam #2

Kita berlari mengkhianati matahari
bahkan mencurangi berkah yang terberi
menghapus gelisah
dan segala resah
pada malam dan pada segala yang sunyi.

Kita berharap bisa menyetubuhi bulan
merasuk pelan ke jantung kesedihan
setelah susah-payah menipu keganasan siang.

Kita harus merahasiakan semua yang semestinya rahasia
erat menyimpannya di batok kepala
biar saja kita terasing dan mojok dalam kesenyapan
mengakrabi ketiadaan

: biar mereka saja yang bercerita soal kefanaan. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s