Kita mengabadi dalam selangkangan masing-masing

Pada bayang senja yang tidak ingin ditukarkan
dengan setumpuk kemewahan, pun kepastian
sebab aku telah membungkus desah kecil kerinduan
dengan memori tentang romansa picisan
setiap kali kamu singgah di pelataran
(sebelum kembali melanjutkan perjalanan).

: Syair tanggung dalam pentas meriah akhir bulan
berisi percakapan kita yang mengembara mencari tujuan
bukan sekadar kepulangan.

: Kita mengabadi dalam selangkangan masing-masing, puan. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s