Pe(r)sona

Kamu yang lahir dibasahi pagi
serupa padi yang kuning dan meninggi
kita pernah dibakar matahari
bersama-sama di tanah ini
menghayati simpang-siur angin senja
dan kerlip yang jatuh dari langit utara
sulur ingatan merekam setiap momen kemenjadian
pada almanak keberuntungan
saat gugusan ambingmu menenangkan dahaga
ketika sari-patimu mengenyangkan usia
sampai jutaan detik setelah ini
agar kita tidak lagi berseteru
perkara rindu siapa yang lebih banyak
atau membual tentang gaduh yang terus berulang
di jantung masing-masing. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s