Lelaki paruh baya dan kerinduan terhadap air

/1/

Lelaki paruh baya itu tidak pernah mendengar kisah dongeng tentang seorang nabi yang mampu mengubah anggur menjadi air dengan sentuhan jari-jemarinya. Ia tidak pernah membaca hikayat anak tuhan yang menjelma air agar kehidupan di sekitarnya bisa terus berlanjut.

/2/

Pun ia juga tidak pernah memerhatikan dengan sungguh percakapan segitiga antara sufi, penyair, dan alkemis tentang air yang susah-payah mencari makhluk yang selalu kehausan.

/3/

Yang menjadi pengalaman hidupnya adalah menatap sekumpulan perempuan dan bocah hilir-mudik menimang kendi kosong dengan raut muka lelah dan tatapan mata yang hampir habis dikunyah sang waktu.

/4/

Dari sebuah negeri tidak bernama, lelaki itu terbang dan hinggap di persimpangan yang disibukkan oleh lalu-lalang kotak besi beroda, dan mulai menggali-gali tanah yang tersisa di sana dengan harapan bisa menjumpai basah.

/5/

Di ceruk matanya kau temukan sumur yang telah mengering, sebuah liang air yang konon dulunya meluapkan kezuhudan cinta.

/6/

Suatu saat nanti lelaki itu bakal terlahir kembali dari dua-puluh-tujuh rahim perawan surga. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s