Berpulang ke dekap seorang ibu

Waktu seperti terus melilit apa-apa yang tersisa dari masa mudamu
kerutan di roman, namun tidak sedikit pun engkau tampak menua
ikhlas bahagiamu adalah pertemuan doa yang paling jauh dalam semestaku
lantas engkau ceritakan masa kanak-kanak sebagai bekalku di hari tua.

Aku yang membungkuk di pucuk senja
selalu merapal harap atas namamu: Ibu. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s