Bangkai kenangan dari tubuhmu

Aku mencium bau bangkai kenangan dari tubuhmu
beberapa orang pernah menelanjangi senyummu
sebagian lainnya memasuki dan tinggal di lubang hitam matamu
dan kamu masih mencari-cari letak rindu.

Aku sengaja menciptakan senja biru
untuk menggenapi bintangmu di langit paling utara
agar pagi melalaikan tugasnya
dan kamu masih mencari-cari letak rindu.

Sekarang kita berjalan sendiri-sendiri
menuju pulang masing-masing
menjadi tamu bagi diri sendiri
di manakah letak rindu?” lirih tanyamu, hening.

Lalu …
kamu menciptakan tuhan di dalam kepalamu
sembari membetulkan jantung pesakitan yang pernah menikmati tubuhmu. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s