Sanstitre #20

Jalan ini tidak kunjung selesai
belokan tajamnya masih jauh dari akhir
atau ini memang tidak akan pernah usai?

Kumpulan mimpi terikat jadi satu
mengkhayalkan lelap di pangkuan kanjeng ratu
gelisah mencari taman yang pernah dijanjikan dulu.

Tubuh ditopang kaki hitam tanpa sepatu
cacat menjalar seluruh permukaan telapak kaki yang membiru
ditumbuhi benalu yang serbakaku.

Ketiak perempuan di seberang mengabarkan aroma anyir
uap kopi dan asap kretek saling sikut, menjemput akhir yang getir
sementara tumpukan bangkai dunia tua belum juga dikubur. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s