Selalu ada sepasang kekasih di antara setan yang menyendiri — dan kopi itu hitam, sayang

/1/

Mencintaimu.

Saya merasa seperti Pandora yang tergila-gila pada kotak yang menyimpan segala kutukannya sendiri. Menuju tersesat di mata teduhmu, bagi saya, adalah harapan untuk menyelesaikan kerumitan lagi, setelah saya gagal menuntaskan kerumitan yang lain. Saya bakal mencoba mencurangi waktu untuk membebaskan diri dari kerinduan yang sudah terlalu lama meremas jantung saya: untukmu.

/2/

Sepuluh tahun.

Selama itu apa saja yang kita lakukan selain terus-menerus berpura-pura saling tidak memedulikan, menjadi dua manusia asing dalam satu dunia bernama kita? Sedikit pun tidak luntur rasa yang bukan sisa. Masih ada.

/3/

Sore di Oktober.

Dua cangkir kopi yang terisi dingin dan dua orang yang saling mencintai akhirnya bertemu kembali, meski terus dihinggapi patah-hati. Sepasang kekasih seharusnya memiliki waktu yang menakjubkan di saat mereka memiliki kisah untuk diperjuangkan dan diceritakan, kisah yang layak mereka pertukarkan. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s