( )

#Untuk F.

(di dalam ingatan)

Sepasang bola mata menenangkan gelisah
bermanja dengan nafsu berahi dan impian yang disimpan di batok kepala
lesung pipit menghipnotis segala yang visual
menunggu pelancong di pekarangan depan rumah
aroma tengkukmu tersebar di sepanjang jalan pulang
wangi tubuh telanjang sang dewi cinta
jantung mencatat kumpulan kata dijadikan senjata
sementara mulut tipis sengaja memenjarakan apa-apa yang mendesah
kulit kuning langsat mengilap berlumuran peluh keringat
hasrat muncrat mewarnai lembaran kertas yang terlupa
buah dada menjelma gugusan kenangan
mengulangi tanda tertentu agar sebuah rasa mulai mewujud nyata.

Malang yang dinginnya jahanam, tentang kesunyian,
aku mengigil bersama syair yang tidak kunjung ditaburi candu luka: kesayangan. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s