Sanstitre #14

( Saat kamu terlelap … )

Kupukupu rebah di pangkuan sunyi malam yang entah
sebelum pecah menjadi serpihan sumpah serapah
— sebuah ciuman sengaja didaratkan untuk mengusir resah.

Dingin mengendap-endap di hujan yang menderas
deretan kata menggigil di atas kertas
kamu membuka mata — mendapati jejak ciuman yang masih basah di teras.

Di pojokan kamar, sepotong rindu dibiarkan sekarat. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s