betina. iluvya.

Berkemaslah untuk sebuah pagi yang diresmikan kepak sayap kupukupu.

— Atau sebuah jingga senja di sudut kota yang dikisahkan menyimpan banyak jejak tentang rindu.

Berkemaslah untuk sebuah rasa yang tercecer di pelataran pantai kenangan.

— Atau sebuah prasasti yang merekam balada sepasang kekasih bertukar peluk di persimpangan jalan.

Apa yang paling mungkin dari ingatan? Menyaksikan waktu meruncing mirip senjata di medan perang, menggugurkan hasrat ke dalam angan. Hanyutlah pada seberkas merah melintas di atas dunia yang menyimpan dongeng dan harap yang belum sanggup menjelma kenyataan. Pada bait syair sang malam segalanya bisa bermakna.

Tidak ada yang merayakan pagi. Jalanan memantulkan bosan dan bimbang, seperti bibir kecilmu yang gamang mengulum rindu dalam buaian pergi. Di kota sialan ini saya berulang kali jatuh (dan patah) hati pada seorang perempuan. Saya tanggalkan pakaian demi sebuah kehangatan.

Kesayangan. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s