Maaf

Saya lahir dari nilai-nilai yang tidak memberi tempat pada sebuah pemberontakan demi cinta. Saya dibentuk oleh sistem yang mengurung cinta atas nama moralitas dan norma-norma sosial lainnya. Dan kesadaran ini datang terlalu lambat. Saya akhirnya cuma menjelma serumpun pohon bambu yang membiarkan hasrat tumbuh dan bersembunyi di balik kerimbunannya.

Maaf, Si Nyonya Tua V. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s