Alter ego

Entah yang mana dari kami yang telah menulis halaman ini: Saya atau Saya yang Liyan.

Saya seperti rasa kopihitam dan aroma rokokputih dalam setiap syair Saya yang Liyan. Saya hidup dan membiarkan diri sendiri tetap hidup agar Saya yang Liyan dapat menyusun syairnya, yang kelak syair itu bakal membenarkan eksistensi Saya dalam hidup. Namun syair itu tidak bisa menyelamatkan Saya karena apa-apa yang benar bukanlah milik siapa pun!

Sedikit demi sedikit, Saya memberikan segalanya kepada Saya yang Liyan meskipun Saya menyadari kebiasaannya memalsukan dan membesar-besarkan syair miliknya. Saya pernah mencoba membebaskan diri dari Saya yang Liyan dan menjauh dari mitologi menuju permainan dengan kesenangan tidak terbatas, namun bangsatnya adalah bahwa permainan itu sekarang menjadi milik Saya yang Liyan. Saya ditakdirkan untuk menghilang — secara pasti menuju ketiadaan.

Demikianlah: Saya telah kehilangan dan segalanya menjadi milik lupa … atau milik Saya yang Liyan? {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s