Dinding kamar

Dinding kamarku…

dari dadanya, bunga bermekaran
aku menjadikannya kenangan, pelarian
membungkam lidahlidah kepalsuan;

dari mulutnya, cinta dan amarah bersahutan
memecah tawa menggulung bayangan
menikam jantungjantung kemunafikan;

dari kepalanya, syair-syairku berlarian
seperti gerak tari sebuah perayaan
menelanjangi tubuhtubuh kerinduan. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s