Apa yang gigil di bibirmu?

Gigil melintasi permukaan bibir mungilmu
sebuah kecup, semoga
meruntuhkan keraguan memukul kesepian
mencipta ruang perjumpaan kita malam ini
di balik banalitas kerlip lampu kota
semacam perayaan.

Gigil bergelayutan di permukaan bibir mungilmu
kita berdiam, memeluk entah
lantas katakata pecah dalam gemetar lidahmu,
“rumahku rata dengan tanah
yang tersisa hanya serpihan tanpa nama
dan kenangan genap mengendap di batok kepala”.

Gigil menyetubuhi bibir mungilmu
menyeretku kepada getaran waktu
di mana impian dipaksa bersujud takluk
oleh belati kenyataan
dan tangisan seorang penyair perempuan bersyal merah
menggenapi bangkai kekasihnya yang mati.

Aku rebah di pelataran pulang entah-berantah
secangkir kopi, sebatang rokokputih
merapal rindu di hadapan sepotong syair
: tentang gigil yang purna mengecup selembar bibir mungil. {}

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s