Sementara…

Malam mengelus
pundakmu yang begitu mulus
sementara waktu merayap pelan
tergelincir dari genggaman tangan.

Kamu meraba ingatan di batok kepala
memastikan kenangan masih berdiam di pojok sana
sementara aku hanyut, pasrah
dalam hangat rembesan merah kental darah.

Sepasang rindu yang selalu basah
enggan mengering sebelum bertemu rumah
sementara kepulangan semakin tabu
kita lupa caranya mengetuk pintu. {}

Advertisements

18 thoughts on “Sementara…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s